Transformasi Karier Menjadi Pengusaha Telur Asin (2)
Belajar Telur Asin Secara Praktis
Dari Pak Yadi lah saya belajar banyak mengenai apa dan bagaimana usaha telur asin. Mulai dari proses pengasinan hingga masak dan pemasarannya. Penjelasannya sederhana saja, tidak ada teori yang berbelit-belit. Memudahkan saya yang awam ini menjadi mengerti bidang usaha telur asin ini. Selama ini yang saya ketahui telur asin yang enak itu yang masir dan paling enak di konsumsi bersama nasi rawon. Telur asin dan nasi rawon memang pasangan yang cocok. Hmmm.... maknyus.
Dari Pak Yadi lah saya belajar banyak mengenai apa dan bagaimana usaha telur asin. Mulai dari proses pengasinan hingga masak dan pemasarannya. Penjelasannya sederhana saja, tidak ada teori yang berbelit-belit. Memudahkan saya yang awam ini menjadi mengerti bidang usaha telur asin ini. Selama ini yang saya ketahui telur asin yang enak itu yang masir dan paling enak di konsumsi bersama nasi rawon. Telur asin dan nasi rawon memang pasangan yang cocok. Hmmm.... maknyus.
Mulai menjual telur asin, pada mulanya hanya iseng-iseng saja untuk mencoba menjual sesuatu yang kebetulan ada di depan mata. Apa salahnya dicoba. Kebetulan saat itu tahun 2014, menjelang bulan Ramadhan. Biasanya banyak ibu-ibu yang perlu persediaan makanan praktis menjelang buka, dan terutama saat sahur.
Maka cobalah ditawarkan kepada kawan-kawan komunitas alumni, mulai dari alumni SMA hingga alumni Perguruan Tinggi. Tak disangka sebulan itu terjual hingga 2000 butir. Wow... di luar dugaan sama sekali. Keuntungan sebagian untuk kas bakal calon koperasi alumni SMA yang ketika itu sedang dipersiapkan pendiriannya. Dari ketidak sengajaan itulah yang membuka mata saya, ternyata telur asin menyimpan potensi asar yang lumayan besar.

Komentar
Posting Komentar